<xmp> <body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/33565062?origin\x3dhttp://tinggalkenangan.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script> </xmp>



Ahad, September 17, 2006

Keluasan Neraka yang amat dasyat

Yazid Arraqqasyi dari Anas bin Malik ra. berkata: Jibrail datang kepada Nabi saw pada waktu yg ia tidak biasa datang dalam keadaan berubah mukanya, maka ditanya oleh nabi saw. "Mengapa aku melihat kau berubah muka?"

Jawabnya: "Ya Muhammad, aku datang kepadamu di saat Allah menyuruh supaya dikobarkan penyalaan api neraka, maka tidak layak bagi orang yang mengetahui bahawa neraka Jahannam itu benar, dan siksa kubur itu benar, dan siksa Allah itu terbesar untuk bersuka-suka sebelum ia merasa aman daripadanya."

Lalu nabi saw. bersabda: "Ya Jibrail, jelaskan padaku sifat Jahannam."

Jawabnya: "Ya. Ketika Allah menjadikan Jahannam, maka dinyalakan selama seribu tahun, sehingga merah, kemudian dilanjutkan seribu tahun sehingga putih, kemudian seribu tahun sehingga hitam, maka ia hitam gelap, tidak pernah padam nyala dan baranya.

Demi Allah yang mengutus engkau dengan hak, andaikan terbuka sebesar lubang jarum nescaya akan dapat membakar penduduk dunia semuanya kerana panasnya. Demi Allah yang mengutus engkau dengan hak, andaikan satu baju ahli neraka itu digantung di antara langit dan bumi nescaya akan mati penduduk bumi kerana panas dan basinya.

Demi Allah yang mengutus engkau dengan hak,andaikan satu pergelangan dari rantai yang disebut dalam Al-Qur'an itu diletakkan di atas bukit, nescaya akan cair sampai ke bawah bumi yang ke tujuh.

Demi Allah yang mengutus engkau dengan hak, andaikan seorang di hujung barat tersiksa, nescaya akan terbakar orang-orang yang di hujung timur kerana sangat panasnya. Jahannam itu sangat dalam dan perhiasannya besi, dan minumannya air panas campur nanah, dan pakaiannya potongan-potongan api.

Api neraka itu ada tujuh pintu, tiap-tiap pintu ada bahagiannya yang tertentu dari orang laki-laki dan perempuan."

Nabi saw. bertanya: "Apakah pintu-pintunya bagaikan pintu-pintu rumah kami?"

Jawabnya: "Tidak, tetapi selalu terbuka, setengahnya di bawah dari lainnya, dari pintu ke pintu jarak perjalanan 70,000 tahun, tiap pintu lebih panas dari yang lain 70 kali ganda." (nota kefahaman: iaitu yang lebih bawah lebih panas)

Tanya Rasulullah saw.: "Siapakah penduduk masing-masing pintu?"

Jawab Jibrail: "Pintu yang terbawah untuk orang-orang munafik, dan orang-orang yang kafir setelah diturunkan hidangan mukjizat nabi Isa a.s. serta keluarga Fir'aun sedang namanya Al-Hawiyah.

Pintu kedua tempat orang-orang musyrikin bernama Jahim.

Pintu ketiga tempat orang shobi'in bernama Saqar.

Pintu ke empat tempat Iblis dan pengikutnya dari kaum majusi bernama Ladha.

Pintu kelima orang yahudi bernama Huthomah.

Pintu ke enam tempat orang nasara bernama Sa'eir."

Kemudian Jibrail diam segan pada Rasulullah saw. sehingga ditanya: "Mengapa tidak kau terangkan penduduk pintu ke tujuh?".

Jawabnya: "Di dalamnya orang-orang yang berdosa besar dari ummatmu yang sampai mati belum sempat bertaubat."

Maka nabi saw. jatuh pengsan ketika mendengar keterangan itu, sehingga Jibrail meletakkan kepala nabi saw. di pangkuannya sehingga sedar kembali dan sesudah sedar nabi saw. bersabda: "Ya Jibrail, sungguh besar kerisauanku dan sangat sedihku, apakah ada seorang dari ummat ku yang akan masuk ke dalam neraka?"

Jawabnya:"Ya, iaitu orang yang berdosa besar dari ummatmu."

Kemudian nabi saw. menangis, Jibrail juga menangis, kemudian nabi saw. masuk ke dalam rumahnya dan tidak keluar kecuali untuk sembahyang kemudian kembali dan tidak berbicara dengan orang dan bila sembahyang selalu menangis dan minta kepada Allah.

(dipetik dari kitab "Peringatan Bagi Yang Lalai")



Dari Hadith Qudsi: Bagaimana kamu masih boleh melakukan maksiat sedangkan kamu tak dapat bertahan dengan panasnya terik matahariKu. Tahukah kamu bahawa neraka jahanamKu itu:

Neraka Jahanam itu mempunyai 7 tingkat
Setiap tingkat mempunyai 70,000 daerah
Setiap daerah mempunyai 70,000 kampung
Setiap kampung mempunyai 70,000 rumah
Setiap rumah mempunyai 70,000 bilik
Setiap bilik mempunyai 70,000 kotak
Setiap kotak mempunyai 70,000 batang pokok zarqum
Di bawah setiap pokok zarqum mempunyai 70,000 ekor ular
Di dalam mulut setiap ular yang panjang 70 hasta mengandungi lautan racun yang hitam pekat.
Juga di bawah setiap pokok zarqum mempunyai 70,000 rantai
Setiap rantai diseret oleh 70,000 malaikat


Al-Quran Surah Al- Baqarah Ayat 159
" Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah Kami turunkan dari keterangan-keterangan dan petunjuk hidayat, sesudah Kami menerangkannya kepada manusia di dalam Kitab Suci, mereka itu dilaknat oleh Allah dan dilaknat oleh sekalian makhluk."

Dari Abdullah bin 'Amr r.a, Rasulullah saw. bersabda:" Sampaikanlah pesanku biarpun satu ayat.


Nuur Ramlah9:39 PTG








INTRO



Nuur






Bunga-bunga dunia
hanyalah tipuan
walaupun gemerlap dengan hiasannya
Kebaikan yang terbesar
hanya nanti di akhirat
Aunbin Abdillah


Biarkan hari-hari
bertingkah semaunya
Buatlah diri ini rela ketika
Ketentuanya bicara
Dan jangan gelisah
Dengan kisah malam
Tidak ada kisah
Didunia ini yang abadi
Imam Syafi'i


Iman itu laut
Cintailah ombaknya
Iman itu api
Cintailah panasnya
Iman itu salju
Cintailah dinginnya
Iman itu sungai
Cintailah arusnya


Hidup ini penuh liku-liku
Ada suka dan ada duka
Dari itu jadilah insan yang bertakwa
Agar dapat mentadbir dengan bijaksana



READS

Yani
Senja
Krismann
Embunpagi
Makngah
Nuratie
Temanku
Kak Wan
Haratz
Anjang
Skehsan
Kembara
Edward
Mamadewi
Dilla
Nuur










CHAT BOX

Pesanan Anda






Bertemu cinta teragung
Didalam sujudku
asyik menyanjung
Umpama pengembara
dimalam gelita
Kandil cintaNya
menerangi jiwa

Sekian lama terbiar
Dalam belantara
hidup nan liar
Di bukit ku tersepit
dilembah terhina
Hidup yang perit
mengajarku mencari cinta

Oh! Kusangka teguh
Kiranya masih rapuh
Kusangka mudah
namun amat payah
Kusedar semua
pasti ada akhirnya
Moga akhirku
diselimut cinta
Cinta agung-Nya

Sekian lama diri terlara
kehidupan terabai
Ooh! Akhirnya aku temui
kedamaian abadi











ARCHIVE

Ogos 2006
September 2006
Oktober 2006
November 2006
Januari 2007
Februari 2007
Mac 2007
Julai 2007




@@@

Online Users


:: CREDITS ::


Powered by Blogger




Enter your email address below
to subscribe to Tinggal Kenangan!



powered by Bloglet